Kamis, 18 April 2013

PKBL BNI 46




Program Kemitraan
Kegiatan program kemitraan dilakukan melalui penyaluran kredit kemitraan berbunga rendah serta bantuan dalam angka capacity building kepada pengusaha kecil sebagai mitra binaan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan memberdayakan mereka agar menjadi pengusaha yang tangguh dan mandiri.

Program Kemitraan pada tahun 2012 difokuskan pada bidang Industri Kreatif dan mendukung ketahanan pangan  melalui program “Kampoeng BNI”, yaitu suatu program pemberdayaan masyarakat dalam suatu kawasan dengan konsep klaster untuk optimalisasi dan efektivitas program.

Program “Kampoeng BNI” telah dilakukan sejak tahun 2007, dan pada tahun 2012 program ini tetap menjadi sebuah ikonik program BNI yang semakin dikenal secara luas oleh masyarakat. Jumlah kampoeng BNI yang telah dikembangkan oleh BNI sampai dengan tahun 2012, adalah :

Nama
Name
Lokasi
Location
Status
Status
Produk Unggulan
Leading Product
KBNI Sapi Subang
Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe, Subang, Jawa Barat
Diresmikan 2008
Established in 2008
Sapi
KBNI Jagung Ciamis
Desa Buana Mekar, Kec. Panumbangan, Ciamis, Jawa Barat
Diresmikan 2008
Established in 2008
Jagung

KBNI Jambu Mete Imogiri
Desa Karang Tengah, Imogiri, Jawa Tengah
Diresmikan 2009
Established in 2009
Jambu Mete & Ulat Sutera
KBNI Tenun sumatera Selatan
Desa Muara Penimbung, Kec. Indralaya, Ogan Ilir, Sumatera selatan
Diresmikan 2010
Established in 2010
Tenun songket
KBNI Jagung Solok
Desa Payo, Kel. Tanah Garam, Kota Solok
Diresmikan 2011
Established in 2011
Jagung
KBNI Seni Kamasan
Desa Kamasan, Kab. Klungkung, Denpasar
Diresmikan 2012
Established in 2012
Seni
KBNI PHPT Muara Angke
Muara Angka, Kel. Pluit, Kec. Penjaringan, Jakut
Diresmikan 2012
Established in 2012
Ikan Asin
KBNI Bandeng Kerawang
Kec. Tirtajaya, Kab. Karawang
Diresmikan 2012
Established in 2012
Bandeng
KBNI Batik Pekalongan
Desa Kemplong, Kec. Wiradesa, Pekalongan
proses pembentukan
in process
Batik
KBNI Pisang Lumajang
Kec. Senduro, Kab. Lumajang
proses pembentukan
in process
Pisang
KBNI Kain Sasirangan

Kel. Seberang Mesjid,
Kec. Banjarmasin Tengah
proses pembentukan
in process
Kain Sasirangan
KBNI Rumput Laut P. Nain
Pulau Nain, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
proses pembentukan
in process
Rumput Laut
KBNI Mebel Sumedang
Desa Bongkok, Kec. Paseh, Kab. Sumedang
proses pembentukan
in process
Mebel kayu
KBNI Koperasi Majalengka
Desa Cisambeng, Kec. Palasah,
Kab. Majalengka
proses pembentukan
in process
Sapi
KBNI Sutera Sengkang
Sengkang, Kab. Wajo, Sulawesi Selatan
proses pembentukan
in process
Sutera Alam
KBNI Ulos Samosir
Desa Lumban Suhi Suhi Toruan Kec. Pangururan Kab. Samosir Provinsi Sumut
proses pembentukan
in process
Kain Ulos
KBNI Nila Ponorogo
Jurug, Ponorogo, Jawa Timur
proses pembentukan
in process
Ikan Nila
KBNI Tas Gulang Kudus
Desa Gulang, Kudus, Jawa Tengah
proses pembentukan
in process
Tas
KBNI Pemberdayaan
Perempuan Bogor
Desa Leuwiliang – Bogor, Jawa Barat
proses pembentukan
in process
Pedagang kaki lima


Optimalisasi Program Kemitraan dilakukan dengan memaksimalkan penyaluran dan pendampingan melalui Sentra Kredit Kecil (SKC) dan Cabang-Cabang Stand Alone (STA) di seluruh wilayah Indonesia dan melalui Sinergi BUMN, yaitu kerja sama penyaluran dana Program Kemitraan melalui BUMN Penyalur. Hingga akhir tahun 2012, BNI telah menyalurkan kredit kemitraan ke mitra binaan yang bergerak di berbagai sektor ekonomi dan melalui Sinergi BUMN dengan rincian sebagai berikut: (dalam proses audit).

Penyaluran Chanel Distribusi BNI
Disbursement through BNIs Channel of Distribution

Sektor Ekonomi
Realisasi
Realization (Rp)
Economic Sector
Perdagangan
16,083,437,786
Manufacture
Pertanian
18,371,916,663
Agriculture
Jasa
1,784,500,000
Business Service
Industri
941,500,000
Industry
Pengangkutan, Pergudangan dan Komunikasi
130,000,000
Transportation, Warehousing and Communication
Konstruksi
20,000,000
Construction
Lainnya
411,000,000
Others
Total
37,742,354,449
Total


Penyaluran Sinergi BUMN
Disbursement through Synergy with SOEs

BUMN Penyalur
SOEs
Bidang Usaha
Economic Sector
Nilai Kerja sama
Amount (Rp)
PTPN X – Jawa Timur
Gula
15,000,000,000

Bina Lingkungan
Pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan di BNI dilaksanakan oleh Unit Corporate Community Responsibility yang secara langsung disupervisi oleh Direktur Utama dengan mengacu kepada Peraturan Menteri Negara BUMN No. 05/MBU/2007 tanggal 27 April 2007 tentang Program Kemitraan Badan Usaha Milik Negara dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan, Ketentuan tersebut mengatur penyisihan laba bersih Badan Usaha Milik Negara (BUMN) setelah pajak sebesar maksimum 4% dialokasikan untuk kegiatan PKBL. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham BNI pada tanggal 16 April 2012, alokasi dana untuk kegiatan program kemitraan ditetapkan sebesar 1% atau Rp58,3 miliar, sedangkan 3% atau Rp174,8 miliar diperuntukkan bagi kegiatan bina lingkungan. Realisasi penyaluran dana program kemitraan tahun 2012 adalah sebesar Rp37,7 miliar (dalam proses audit), sementara realisasi penyaluran dana bina lingkungan adalah sebesar Rp191,8 miliar (dalam proses audit).

BNI berperan aktif serta dalam pengembangan masyarakat dengan tujuan menciptakan kemajuan ekonomi dan sosial terutama kepada usaha mikro, kecil dan koperasi dengan tujuan agar kelompok usaha yang bersangkutan mampu berperan menjadi kekuatan ekonomi yang tangguh, sehat dan mandiri sehingga mampu mengakses pasar lebih besar.

Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, dalam kegiatan-kegiatannya mengusung tema “BNI Berbagi” atau Bersama Membangun Negeri dimana dengan semangat BNI Berbagi dapat meningkatkan pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat serta lingkungan yang lebih baik.

Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), BNI juga bertujuan mendukung kesejahteraan masyarakat, maka BNI memiliki fungsi sosial dan ekonomi baik secara internal maupun eksternal. Kegiatan pengembangan masyarakat yang diselenggarakan oleh BNI menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat, hal ini diharapkan memunculkan kepedulian masyarakat terhadap BNI dan memandang BNI sebagai institusi yang dibutuhkan sehingga harus didukung dan dijaga.

Program Bina Lingkungan diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata (real needs) dari masyarakat dengan melakukan kegiatan untuk menciptakan kemajuan kondisi ekonomi dan sosial bagi seluruh warga masyarakat dengan partisipasi aktif dan sejauh mungkin menumbuhkan prakarsa masyarakat itu sendiri.

Alokasi dana Bina Lingkungan terbagi dalam dana untuk BUMN Peduli, suatu kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama antar BUMN dan pelaksanaannya ditetapkan dan dikoordinir oleh menteri dan BUMN Pembina. Alokasi dana BUMN pembina disalurkan dalam 6 (enam) bidang kegiatan, yaitu: bantuan bencana alam, pendidikan, kesehatan, sarana dan prasarana umum, sarana dan prasarana ibadah, serta pelestarian alam.

Penyaluran Bina Lingkungan Pembina memanfaatkan jaringan 15 kantor wilayah BNI guna mendekatkan diri dengan masyarakat di wilayah kerja BNI, sehingga penyaluran dana bina lingkungan dapat terdistribusi dengan lebih merata di segenap penjuru Indonesia. Kegiatan Bina Lingkungan BNI pada tahun 2012 difokuskan dalam bidang Pendidikan dan Pelatihan, Kesehatan serta Pelestarian Alam, dengan beberapa program utama yang dilaksanakan sesuai bidangnya antara lain :

Bidang Bencana Alam

Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Negara BUMN No. SK-235/MBU/2012 tanggal 20 Juni 2012, BNI ditunjuk sebagai koordinator BUMN Peduli sektor bencana alam. BNI secara aktif terlibat dalam penyaluran bantuan untuk meringankan beban bagi warga yang tertimpa bencana, antara lain korban bencana alam banjir di Soreang Bandung, Ambon, Bima, Kampar-Riau, Padang dan Bencana Angin Putting Beliung di Makassar.

Bidang Pendidikan

BNI menyalurkan dana bina lingkungan di bidang pendidikan dan pelatihan dalam bentuk pemberian beasiswa dan bantuan dana pendidikan di setiap jenjang pendidikan, seperti: beasiswa gemilang kepada mahasiswa di Perguruan Tinggi yang telah menjalin kerjasama dengan BNI, bantuan sarana dan prasarana pendidikan bagi Perguruan Tinggi, seperti: Gedung kuliah Sekolah Tinggi Teknologi Sumbawa, Jaringan IT Universitas Siliwangi, Dummy Bank Universitas Trisakti, program BNI sahabat Sekolah, bantuan dana pendidikan bagi siswa sekolah dan perbaikan sarana dan prasarana sekolah, seperti: SDN 04 Tenjo, SMP/SMK Modis Tenjo, SMK Muhamadiyah - Sukoharjo, dan sekolah-sekolah lainnya, Pengembangan kewirausahaan di kepada mahasiswa dan civitas akademika perguruan tinggi melalui program pojok BNI di 8 (delapan) Perguruan Tinggi, Pelatihan usaha bagi mitra binaan di Kampoeng BNI dan program-program bidang pendidikan dan pelatihan lainnya.

Bidang Kesehatan

Beberapa program dukungan kesehatan yang dilakukan oleh BNI pada tahun 2012 adalah mendirikan dan mengoperasikan beberapa Klinik Autisme bekerja sama dengan yayasan yang peduli dengan Autisme sebagai wujud kepedulian kepada anak-anak dengan kebutuhan khusus, Klinik Sosial BNI untuk memberikan layanan kesehatan terutama di daerah-daerah yang belum terjangkau layanan kesehatan secara maksimal, khitanan dalam rangka HUT BNI ke-67, operasi bibir sumbing, Baksos pemeriksaan kesehatan dan kegiatan bidang kesehatan lainnya.

Bidang Sarana dan Prasarana Umum

Pada tahun 2012, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di daerah yang terdampak bencana meletusnya Gunung Merapi, BNI memberikan dana bina lingkungan dalam bentuk perbaikan jalan dan sarana air bersih di Boyolali dan Magelang, Penataan Pasar Pacitan, Jawa Timur, mendukung pembangunan dan pemeliharaan sarana umum di Kampoeng BNI, dan perbaikan dan pembangunan fasilitas sarana umum melalui kantor wilayah dan cabang di wilayah kerja BNI.

Bidang Sarana dan Prasarana Ibadah

Pada tahun 2012, dalam rangka menyambut bulan puasa dan hari raya Idul Fitri, BNI menyelenggarakan kegiatan ceramah keagamaan dan berbuka puasa bersama di 33 provinsi di seluruh Indonesia. BNI juga melaksanakan program retreat bagi kaum muda kristiani dengan mengambil tema disiplin diri dan cinta tanah air dan berperan serta secara aktif dalam peningkatan kualitas sarana dan prasarana ibadah bagi seluruh umat beragama di Indonesia.

Pelestarian Alam & Lingkungan Hidup

Fokus BNI dalam mendukung pelestarian alam dan lingkungan hidup diwujudkan melalui beberapa kegiatan program pada tahun 2012 sebagai berikut:
  • Program Biogas Rumah
BNI mendukung pelaksanaan program BiRu (Biogas Rumah) di Pulau Sumba, Nusa tenggara Timur, dengan mendonasikan 40 unit biogas digester. Dengan memanfaatkan kotoran sapi, alat biogas digester dapat menghasilkan gas sebagai sumber daya terbarukan untuk kompor rumah tangga.

  • Program Kali Ciliwung Bersih
Program Kali Ciliwung Bersih bertujuan untuk membersihkan lintasan sungai Kali Ciliwung dan dikerjakan secara sukarela oleh beberapa kelompok komunitas masyarakat, dimana dana bantuan dari BNI dipergunakan untuk menyediakan peralatan pengangkut sampah sungai serta memberdayakan penduduk setempat untuk aktif
mengelola kebersihan Kali Ciliwung.
  • One Billion Indonesian Tree
BNI bekerja sama dengan Paguyuban Budiasi mendonasikan 500 ribu bibit tanaman keras untuk dipergunakan oleh komunitas dan masyarakat Jawa Barat bagi rehabilitasi lahan kritis melalui penanaman pohon. Donasi bibit tanaman tersebut merupakan bagian dari partisipasi BNI untuk mensukseskan program penghijauan One Billion Indonesian Tree (OBIT) yang dicanangkan oleh Pemerintah beberapa tahun yang lalu.
  • Taman Kota
BNI bekerja sama dengan pihak Pemerintah Kota Banda Aceh mengembangkan Taman Kota Trembesi BNI Banda Aceh, sebuah fasilitas hutan dan taman kota seluas 1,5 hektar yang berlokasi di kota Banda Aceh. Selain di Banda Aceh, BNI juga telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Solo dan Universitas Udayana untuk mengembangkan hutan-hutan kota untuk mendukung terciptanya ruang terbuka hijau di perkotaan yang bermanfaat secara ekologis dan sosial.
  • Earth Hour 2012
BNI mendukung pelaksanaan Earth Hour 2012 dengan memadamkan lampu di Gedung BNI dan Wisma BNI pada tanggal 31 Maret 2012, antara pukul 20.30 sampai 21.30 WIB. Earth Hour merupakan program global yang diprakarsai oleh World Wide Fund for Nature (WWF) dalam upaya membantu mengurangi dampak pemanasan global melalui penghematan pemakaian listrik.



Sumber:

0 komentar:

Poskan Komentar